Rabu, 01 Oktober 2014

berita Soft Newss


Kebrutalan Tentara Israel Kubur Mimpi Pesepakbola Palestina

  • Corner
  • 0
  • 31 Agu 2014 11:32

Mohammad al-Qatari
Mohammad al-Qatari Tewas Ditembak Tentara Israel (Haaretz)
Liputan6.com, Gaza - Impian pesepakbola muda Palestina Muhammad Al-Qatari untuk menjadi pesepakbola profesional seperti idolanya Cristiano Ronaldo atau Gareth Bale tidak akan terwujud. Al-Qatari keburu tewas akibat serangan Israel dalam konflik selama 50 hari di Jalur Gaza.

Perjalanan hidup Al-Qatari harus berakhir pada usia 19 tahun. Menurut laporan media Israel, Haaretz, Al-Qatari, yang berasal dari kamp pengungsian Al-Amari, di luar Ramallah, merengang nyawa saat mengikuti demonstrasi menentang perang di Gaza.

Sebuah peluru yang dimuntahkan senapan serbu M16 milik tentara Israel tepat mengenai dada Al-Qatari. Tentara Israel melepaskan tembakan peluru tajam dari jarak 70 meter saat terjadi demonstrasi menolak perang. Al-Qatari langsung tumbang. Meski sempat dibawa ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.

Al-Qatari merupakan pesepakbola berbakat Palestina. Presiden FIFA Sepp Blatter sempat memujinya bakal menjadi pesepakbola hebat di masa yang akan datang saat bertemu langsung pada 27 Mei 2014.

Kematian Al-Qatari membuat Federasi Sepakbola Palestina berduka. Presiden PSSI-nya Palestina, Jibril Rajoub, menggirimkan surat resmi kepada Blatter mengenai kematian pemain sepakbola akibat serangan Israel.

Al-Qatari sangat mencintai sepakbola. Di dekat tempat tidurnya, terpampang poster Ronaldo dan Bale. Kostum tanding Qatari dengan nomor punggung 16 kini diabadikan di kantor pusat klub sepakbola Al-Amari.

Orang tua Al-Qatari menyesalkan kebrutalan militer Israel. Pasalnya Qatari tidak pernah memegang senjata. Saat ditembak tentara Israel, Al-Qatari hanya memegang batu.

Qatari ikut demonstrasi secara tidak sengaja. Sesaat setelah selesai berlatih sepakbola di akademi Josep Blatter dan bersiap pulang, Al-Qatari bersama sahabatnya Mahmoud Kutush melihat demonstrasi di seberang pintu masuk ke Psagot, yang menghadap stadion dan akademi. Puluhan anak muda melemparkan batu ke tentara Israel.

Mereka berdua memutuskan bergabung dengan demonstran. Al-Qatari dan sahabatnya itu berada di baris terdepan. Mereka melempari tentara Israel dengan batu batu selama 20 menit. Aksi demonstran yang melempari batu dibalas tembakan gas air mata dan peluru tajam dari pasukan Israel hingga akhirnya menewaskan Al-Qatari.


Sumber :http://bola.liputan6.com/read/2098927/kebrutalan-tentara-israel-kubur-mimpi-pesepakbola-palestina

berita utama Hard news


Jokowi Mundur, Ahok Jadi Plt Gubernur

reporter : Erna Martiyanti | editor : Agustian Anas | Rabu, 01 Oktober 2014 12:47 WIB | dibaca 376 kali
basuki upacara harkitnasRapat paripurna membahas pengunduran diri Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo akan digelar pada Kamis (2/10) besok. Setelah pengunduran diri presiden terpilih tersebut disetujui, maka secara otomatis posisinya akan digantikan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama. Namun Basuki tidak akan langsung menjadi DKI 1, melainkan berstatus Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta untuk sementara waktu.
" Saya otomatis jadi Plt Gubernur"
Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, setelah surat pengunduran diri Jokowi disetujui legislatif, maka dirinya berstatus Plt Gubernur DKI Jakarta untuk sementara waktu. Status tersebut disandangnya, sambil menunggu pelantikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Saya otomatis jadi Plt Gubernur," kata Basuki, usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/10).
Dikatakan Ahok, hal tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Karena masih ada proses administrasi yang harus dilalui sebelum dirinya menggantikan Jokowi menjadi orang nomor satu di Ibu Kota. "Itu diatur dalam undang-undang," tegasnya.
Seperti diberitakan, DPRD DKI Jakarta sepakat menggelar rapat paripurna pada, Kamis (2/10) besok, terkait surat pengunduran diri Jokowi sebagai Gubernur DKI. Sebanyak enam dari sembilan fraksi di dewan yakni PDIP, Hanura, Demokrat, PAN, Nasdem, dan PKB menjadi motor digelarnya rapat paripurna tersebut. Jokowi diminta untuk membacakan sendiri permohonan pengunduran dirinya.
Dipastikan tidak ada satu pihak pun yang mencoba untuk menjegal Jokowi dalam pengunduran dirinya sebagai Gubernur DKI di Rapat Paripurna. Sebab, seluruh fraksi dinilai sudah paham jika pengunduran diri itu ditolak, Jokowi akan merangkap jabatan sebagai presiden dan gubernur DKI Jakarta. Sementara itu, jajarannya di dewan belum mengagendakan perihal pengangkatan Ahok sebagai Gubernur DKI menggantikan Jokowi yang akan dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober nanti.

Sumber : http://beritajakarta.com/read/5292/Jokowi_Mundur_Ahok_Jadi_Plt_Gubernur#.VCw3SMow30c

Jumat, 26 September 2014

CERPEN :)

“maafkan aku, maafkan keegoisanku selama ini. Sekarang aku sadar, aku memang membutuhkanmu, membutuhkan cintamu, membutuhkan perhatianmu, aku membutuhkan sosokmu untuk ada disini bersamaku. Kembalilah kepadaku, kita mulai kembali kisah kita.”

Tersentak aku seketika mendengar ucapnya. Entah apa yang harus aku lakukan. Ini memang inginku, tapi aku sudah tak mampu, tak mampu untuk kembali kepada kisah itu. Terdiam aku seketika, aku tak tau apa yang harus ku katakan padanya. Keadaan seperti ini sangat sulit untukku lewati, bahkan untuk menjawab pun aku tak mampu. Logika dan hati sudah tak sejalan, logika menolak dengan keras, namun hati tak bisa dibohongi.

Ku lihat matanya, tatapan itu masih sama, masih sama seperti dulu, seperti dulu saat aku bersamanya. Terlalu dalam dan aku tak mampu untuk melepasnya. Penuh kasih tulus, sangat menyejukkan. Tatapan mata memang tak pernah bisa berbohong, ia menunjukan ungkapan hati sesungguhnya.

Lalu apa yang harus aku lakukan? Lelaki dihadapanku sedang menanti jawaban yang akan membuatnya bahagia atau malah menjatuhkannya seketika.

“aku sangat menyayangimu, bahkan terlampau menyayangimu. Tetapi aku sudah tak mampu untuk kembali pada kisah kita. Kisah indah kita dulu.” Ucapku.

“kau menyayangiku, lalu apa yang membuatmu tak ingin kembali?” tanyanya.

“kau pun dulu sangat menyayangiku, terlampau sangat menyayangiku namun apa yang menyebabkanmu melepasku? Jika kau mampu menjawab itu, aku pun akan menjawab alasanku tak bisa kembali.” Tegasku.

Ku tatap ia tajam dan ia hanya terdiam, tertunduk diam. Tatapannya kosong. Mungkin ia sudah kehabisan alasan untuk menjawab pertanyaanku.

“hati ini bukan pintu, yang bisa kau masuki dan keluar sesuka hatimu. Hati ini bukan tali, yang bisa kau tarik ulur seperti maumu. Hati ini bukan sampah yang bisa kau ambil lalu kau buang saat kau tak butuh. Bukan pula baja yang sangat kuat walau seberat apapun bebannya ia mampu menopangnya. Hati ini rapuh.” Ucapku.

“maafkan aku L.”

Hanya itu yang mampu ia ucapkan. Lelaki dihadapanku memang penjual kata maaf, setiap kesalahan yang ia lakukan dan ia tau itu menyakitiku hanya mampu ia bayar dengan kata maaf. Lalu selanjutnya? Tak ada perubahan, tetap ia lakukan kesalahan yang sama.

Ini sudah kesekian kalinya ia menghempasku, melepasku dan membuang semua kisah indah kita. Sudah kesekian kali pula aku selalu kembali kepada kesalahanku, kesalahanku kembali pada kisah yang memang sudah tidak baik untuk dijalani. Ia dengan keegoisannya dan aku dengan kebodohanku. Entah ia anggap apa aku selama ini.

“sudah lelah rasanya aku selalu berjuang sendirian dalam kisah ini. Kau jatuhkan aku disaat aku sudah benar-benar yakin, aku berjuang sendirian menyembuhkan lukaku, bahkan sekarang aku sudah lupa caranya untuk bangkit. Terlalu banyak luka dan kau tak pernah mampu untuk menyembuhkannya. Dan sekarang apalagi yang akan kau lakukan? Aku bukan bonekamu yang bisa kau mainkan.”

Suasana hening. Aku seperti berbicara dengan orang bisu. Tak ada balasan kata darinya, menatapku pun ia tak mau. Kata-kata apalagi yang akan ia lontarkan untuk meyakinkanku, alasan apalagi yang akan mampu ia berikan untuk membuatku kembali padanya, aku sangat menanti itu.

Rasaku memang terlalu dalam untuknya, bahkan hingga saat ini pun aku tak mampu melupakannya, bayang-bayangnya masih melekat kuat dipikiranku. Hati ini masih terukir jelas namanya, namun rasa kecewaku sudah mengalahkan semuanya. Sudah tak ingin aku berjuang, sudah lelah aku bertahan, habis sudah air mataku dalam kisah ini hanya untuk menangisi laki-laki yang tak pernah melihat sosokku.

Ingin rasanya aku tau bagaimana diperjuangkan, bagaimana rasanya sama-sama berjuang untuk sebuah kebahagiaan, tanpa ada yang menyakiti satu sama lain. Sudah saatnya aku menutup kisahku dan melihat kebahagiaan yang sudah menantiku didepan sana, bertahan dalam kisah ini pun aku sudah tau akhirnya akan seperti apa. Dan sekarang aku biarkan rasa kecewaku mengalahkan rasa cintaku padanya. Aku biarkan ia dalam diamnya, ku biarkan ia dalam kebingungannya, aku tak kan memaksanya untuk berubah atau bertahan dalam kisah ini.

Aku sudah tak mau menjadi orang bodoh, bodoh karena rasa cintaku kepadanya. Ku lakukan apapun untuknya tapi apa balasan darinya? Ia jatuhkan aku dan ia pergi begitu saja, tanpa ia pikirkan bagaimana terlukanya aku. Apa itu bukti dari rasa cinta? Apa harus sesakit itu untuk tau rasanya dicintai? Harus berkorban seberapa keras lagi aku agar aku bisa bahagia karna cinta?

Bahagia sekali menjadi dirinya, bertahan dalam keegoisannya dan ia bisa merasakan tulusnya cinta dan kasih sayang. Sedangkan aku? Aku yang berjuang dan tak mendapatkan apa-apa. Dan aku pun tersadar, aku pantas untuk dicintai, sangat pantas untuk diperjuangkan, karna aku tau rasanya terluka dan aku tau rasanya bertahan dalam luka. Sudah saatnya aku berlari kencang meninggalkan kesalahanku, ku biarkan rasa kecewaku membawa cintaku pergi. Pada nantinya pun rasa cinta ini akan hilang dan rasa kecewa yang bertahta.

Kamis, 18 September 2014

Berita Soft News.



Ø SOFT NEWS

Trauma Psikologis Hantui Korban Perang Gaza

          GAZA-Dirumah Sakit Shifa di kota Gaza,seorang terapis anak-anak,Rabeea Hamouda,berupaya menghidupkan respons Omar(3 tahun) dan Mohammed (18 bulan).Dia berupaya keras agar dua saudara itu setidaknya mampu mengeluarkan beberapa patah kata atau paling tidak tersenyum.
          Dalam kurun waktu tujuh menit,anak-anak dengan tubuh penuh luka bakar dan bekas pecahan kaca akibat serangan Israel itu hanya menatap hamouda dengan tatapan kosong ,wajah mereka tanpa ekspresi.
          Namun  senyum mulai mengembang di wajah Mohammed dan kakaknya,Omar,setelah hamouda menggoda mereka dengan berpura-pura menggabungkan nama keduanya dan memberi mereka hadiah,seorang kanselor yang lain juga menyanyikan laguu dengan lembut untuk memancing reaksi mereka.
          “Awalnya ,Omar sama sekali tidak merespons kami ,dia bahkan tak mau menyebutkan namanya”kata hamouda yang memimpin sebuah tim beranggotakan 150 psikoterapis.Tim tersebut bekerja di Pusat Palestina untuk Demokrasi san Resolusi Konflik di Gaza.
          “Ada kemajuan besar pada anak-anak ini,awalnya mereka tidak mau bicara,mereka menolak untuk berkomunikasi.Tapi sekarang,pada sesi keenam,kami melihat perkembangan yang bagus”.

Berita Fakta



Ø     Fakta

Tersembur Api Unggun 9 Siswa Terluka Bakar

WONOSOBO-Sebanyak Sembilan siswa SD 2 Ngadisono Kaliwiro mengalami luka bakar lantaran tersembur api saat mengikuti prosesi api unggun dalam kemah Hari Pramuka,di halaman sekolah,Kamis (14/8) pukul 21.00.Kejadian ini bermula saat bensin yang disiramkan ke tumpukkan kayu api unggun oleh seorang guru tiba-tiba meledak dan bara api menyembur ke siswa yang ada di sekelilingnya.

Berita Hard News



Ø   HARD NEWS

Subsidi BBM Membengkak

Beratkan Pemerintahan Baru.

JAKARTA-Pemerintahan mengalokasikan anggaran belanja subsidi dalam rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(RUU APBN) 2015 sebesar Rp 433,5 triliun.
          Anggaran tersebut dialokasikan untuk subsidi energi sebesar Rp 363,5 triliun dan non-energi sebesar Rp 70,0 triliun.Pembengkakan terjadi pada pos subsidi bahan bakar minyak(BBM).Tahun depan pemerintah menganggarkan Rp 291,1triliun atau meningkat 18,1 persen di bandingkan 2014,sebesar Rp 246,5 triliun.
          Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan Jumlah subsidi BBM 2015 lebih besar karena di asumsikan tidak ada kenaikkan harga,sebab menaikkan harga BBM merupakan kewenangan pemerintahan baru.“Kami mengasumsikan tidak ada penyesuaian harga BBM”kata Chatib di Kantor pusat Ditjen Pajak Kemenkeu,Jakarta,Jum’at (15/8).

Opini



Ø OPINI
Pilih Karier atau Keluarga?
Oleh :ARRI HANDAYANI 
                 
          Para perempuan bekerja,adakalanya ingin benar-benar 100%(persen) menjadi ibu rumah tangga,Tujuannya Supaya bias lebih berkonsentrasi merawat,mengasuh,dan mendidik anak,Harapan bias menyiapkan anak menjadi orang yang lebih hebat pun terbuka lebar.